BELENGGU HATI DALAM TAKDIR
Oleh Rhoedy Apriel
Menatap titik nadir cakrawala senja,
Melepas penatku dalam sandar sandaran pelangi Kurebahkan lelah jiwa ini dalam dekapan awan dan kuhempaskan letih raga ini dalam buai sang bayu
Takdir membelenggu erat dijalan yang hendak ku tapaki
tertatih aku melangkahkan asa jiwa yang dipasung keraguan Mimpi mimpi kandas diterjang ombak Angan angan pupus menghampakan ambisi dan khayalanku pun tunduk tak lagi angkuh Ingin
kuremukkan hati ini menjadi kepingan kepingan berantakan yang
berserakan
ingin ku membakar hasrat jiwa ini menjadi abu berterbangan
tak berarah LELAH,,,,,,!!!!!!
Aku terlalu lelah tuk mengitari waktu tanpa bisa kuhentikan meski sejenak Aku terlalu lelah tuk melukiskan indahnya takdir sementara kanvasku hanya selembar daun kering Jeruji jeruji masa lalu terlalu kuat memenjarakanku disetiap kegagahanku Bisikan bisikan kepasrahan terlalu nyaring disetiap ketegaranku Aku tersungkur lemah di kuatku Aku tertunduk lunglai di sadarku Dan aku terperangkap dalam kisah penyesalan yang tak kunjung usai.