BANGKIT
Oleh FAW
Menyusuri lorong-lorong
Teringat akan suatu kenangan
Berbulir air mata jatuh tak terasa
Seakan mata ini tahu akan rasa
Hati ini begitu sakit mengingatnya
Langkah kakiku terhenti tiba-tiba
Kaki ini kini ragu untuk memulai
Begitupun dengan jemari kecil
Berhenti untuk menuai kata
Terdengar suara resah mereka
Letih rasanya diriku terpojok lemah
Tak percaya lagi akan suatu mimpi indah
Mereka berteriak ayo percayalah pada mimpimu
Hati ini seakan tergugah pada teriakan mereka
Jemari ini mulai bergerak perlahan
Langkah ini mulai tegak tuk berjalan
Kini ku percaya pada mimpi-mimpi itu
Mimpi yang akan membawaku terus melaju
Mimpi yang dapat membuat mereka terharu
Terimakasih TUHAN atas berkahmu
Akan ku kenang mereka selalu