🪷 Bijaksana

BAHTERA FANA

Oleh Galuh Suci Ramadhiany Putri

Masih dalam cerita yang sama Namun adam dan senja yang berbeda. Semua yang beku kembali mencair Seperti bongkah es yang terjemur, Aku seperti kembali hidup setelah mati terkubur dalam mimpi. Kamu, datang seakan seorang malaikat mendekap erat Bayang semu yang gelap tak bercahaya, Hapus lara dan luka seperti mentari serap hujan. Apa lagi? Apa lagi niatmu setelah ini, Kamu kembali seakan menjadi bejana tajam yang menusuk rusuk tipis ini. Buat semua kembali histeris Oleh air suci yang penuh tulus karena ketakutan kembali kehilangan. Apalagi? Setelah tuhan menyiratkan apa yang terjadi hari ini, esok dan nanti, Tidak lagi bisa aku tawar sirat takdir yangg diberi. Sadarlah, Bukalah mata dan berhentilah bermimpi, Rangkuh aku dalam memapang tubuh agar tetap berdiri tegak Menantimu menjemput dengan ribuan sinar bahagia.