🪷 Bijaksana

AQUA

Puisi Zahidah

Senyum ini kembali merekah Seperti bilahan semangka merah, indah Dalam sel mollusca... Gambar itu menyapa dan bergerak Lebih dekat, seperti pintu dan jendela Memutar puluhan gambar di masa gila Menjadikan diri bak ratu gila Hanya karena diamnya sang Aqua Aqua yang tenang bak awan Sejuk seperti molekul molekul air Kalang kabut seperti tornado gila Atau mungkin anjing yang bernafsu ? Entahlah, tapi aku selalu berenang menyusuri samudera Mencari signifikan siapa dirinya Yang diam dengan indahnya aqua Tapi, karena ada Rabb Maha Cinta Kuputuskan untuk berhenti menjadi orang gila Bermetafora menjadi perempuan normal Yang mempunyai norma Dan menjadi aqua Kupikir, ku susah mendapati aqua Mungkin aku dulu yang harus jadi aqua Tak menyesal mengetahui sejarah global darinya Bersyukur, itulah syarat mutlaq bahagia Namun, tetap empedu hati kata, cinta aqua