🪷 Bijaksana

ANTARA RINDU DAN BENCI

Oleh Ririn Wulandari

Semilir angin menelisik kalbu Membawa kisah yang telah lalu Rindu yang kian merasuk jiwaku Berharap rindu ini hilang ditelan waktu Ini bukanlah syair berdiksi Bukan pula puisi yang terangkai rapi Ini hanyalah curhatatn wanita yang terlukai Terluka akan rasa yang membutakan hati Ia lelah berlari Ia lelah tuk menggapai mimpi Ia wanita lemah yang slalu di sakiti Sendiri diantara tembok rindu yang terbentur benci Ia menangis sendiri Tak ada lagi dia yang slalu menemani Ia rindu akan kisah yang telah terhenti Ia benci pula akan rindu yang kian menyiksa diri