ANTARA RINDU DAN BENCI
Oleh Ririn Wulandari
Semilir angin menelisik kalbu
Membawa kisah yang telah lalu
Rindu yang kian merasuk jiwaku
Berharap rindu ini hilang ditelan waktu
Ini bukanlah syair berdiksi
Bukan pula puisi yang terangkai rapi
Ini hanyalah curhatatn wanita yang terlukai
Terluka akan rasa yang membutakan hati
Ia lelah berlari
Ia lelah tuk menggapai mimpi
Ia wanita lemah yang slalu di sakiti
Sendiri diantara tembok rindu yang terbentur benci
Ia menangis sendiri
Tak ada lagi dia yang slalu menemani
Ia rindu akan kisah yang telah terhenti
Ia benci pula akan rindu yang kian menyiksa diri