ANAK PENGAMEN
Oleh Luthfiah Annisah
Di bawa terik matahari
Ia melngkah penuh harap
Dengan baju lusuh dan badan kurus
Itulah gambaran seorang anak pengmen Tangnnya gemetar menahan panasnya matahari
Sambil memetik gitar kecil yang lusuh
Ia bernyanyi dengan bibir pucat dan mata berbinar sesekali ia menadah tangan dengan senyum sederhana
Mengharap recehan terkumpul dalam sebuah kaleng Kelelahan terpancar di wajahnya
Sesekali ia mengusap air matanya
Saat mengingat ia banting tulang mengumpulkan recehan demi recehan
Sedangkan para pejabat sibukemperkaya diri Hanya satu impiannya
yaitu dapat sekolah seperti anak lain
Memang ia tak seberuntung mereka yang dapat sekolah
Namun ia tetap bersyukur dapat menghirup udara dengan gratis