🪷 Bijaksana

ANAK PENGAMEN

Oleh Luthfiah Annisah

Di bawa terik matahari Ia melngkah penuh harap Dengan baju lusuh dan badan kurus Itulah gambaran seorang anak pengmen Tangnnya gemetar menahan panasnya matahari Sambil memetik gitar kecil yang lusuh Ia bernyanyi dengan bibir pucat dan mata berbinar sesekali ia menadah tangan dengan senyum sederhana Mengharap recehan terkumpul dalam sebuah kaleng Kelelahan terpancar di wajahnya Sesekali ia mengusap air matanya Saat mengingat ia banting tulang mengumpulkan recehan demi recehan Sedangkan para pejabat sibukemperkaya diri Hanya satu impiannya yaitu dapat sekolah seperti anak lain Memang ia tak seberuntung mereka yang dapat sekolah Namun ia tetap bersyukur dapat menghirup udara dengan gratis