ANAK -ANAK PINGGIRAN
Oleh Melinda Dwi Hartati
Udara pagi mengiringi langkah kecilnya
Dingin yang menusuk kulit bersamaan dengan
terbitnya sang fajar
Wajah cerianya seakan menyembunyikan rasa lapar dalam tubuhnya Bajunya
lusuh, tanpa alas kaki
Tubuh yang
kurus kering
Membawa sebuah karung yang mulai penuh dengan sampah Melupakan
mimpi dan angan dalam hatinya
Di saat orang lain yang masih terlelap di kasur yang empuk Sedang
tubuh kecilnya memulai perjuangan
Betapa hatinya resah, dan takut menghadapi kehidupan Berada
di jalanan di tengah kota besar
Hanya dengan mengandalkan hasil pulungan Begitu sakit hatinya saat melihat anak – anak lain beriringan menuntut ilmu Sedang ia harus bekerja demi sesuap nasi Harus
bagaimana lagi?
Inikah
takdir?
Ataukah
nasib untuk mereka?
Apakah Tuhan tak adil? Menciptakan yang kaya dan miskin Namun, mereka hanya tersenyum menjalani semua ini Dan
terus berjuang untuk tetap hidup
Mereka
hanya bisa berharap
Agar tak ada lagi orang yang seperti mereka di kehidupan selanjutnya
Polewali, 23 November 2013Karya Melinda Dwi Hartati