🪷 Bijaksana

AKU HAMPIR MATI

Oleg Gygy Hampir senja ketika ku dapati keletihan menghampiri. Mentari mulai mencabut serabut kekuningan di wajah dunia Hampir gelap Kegelapan yang seketika menyerubuk nuraniku, membuatku rikuh memaknai seringai yang selalu menghiasi wajah sang keletihan Ribuan kosa kata yang menari-nari dalam benakku menyerukan ketidak mampuan untuk menerjemahkan seringai itu “lalu apa?” gumamku. “bukan apa-apa, hanya seringai !” jawabnya. “bukankah seringai memaknai kepuasan?” tanyaku kemudian. “ya, aku puas, menikmati kepedihan yang kau sajikan untuk ku nikmati.” Jawabnya, Lagi. Aku tertegun. Pedihkah aku? Mungkin aku terluka, tapi logikaku mampu menaklukan kepedihan yang dipancarkannya.

Puisi Lainnya

INGINKU DAPAT BERTUMBUH DEWASA NEGERI INI DOAKU YA ALLAH RINDU MENYIKSA SEKILAH TATAPAN