🪷 Bijaksana

AIR MATA, PUTRI KECILMU

Oleh Hanna Noverly

Dulu… Aku pikir engkau akan berjanji menjagaku Menjaga segala perasaan dan ragaku ketika aku terlahir ke dunia Tapi ternyata aku salah Engkau menghancurkan perasaanku Dan mengacaukan ragaku Dulu… Aku pikir engkau akan berjanji menjadi cinta pertamaku Menjadi lelaki yang pertama dalam hidupku yang takkan menyakitiku Tapi ternyata aku salah Engkaulah lelaki pertama yang melukiskan luka terdalam dihatiku hingga kini Dan membuatku sempat menutup rapat pintu hati untuk lelaki lain Sulit untukku memaafkanmu karena luka yang engkau lukiskan sangat dalam Dulu… Aku pikir engkau akan berjanji menjadi seorang ayah yang baik Menjadi ayah yang tahu akan kewajibannya pada putri kecilnya bahkan pada keluarganya Tapi ternyata aku salah Engkau tak seperti yang aku pikirkan dulu Apa yang aku pikirkan berbanding terbalik dengan kenyataan yang aku hadapi saat ini Dulu… Aku pikir engkau akan berjanji mengajarkan dan menuntunku ke jalan yang benar Mengajarkanku tentang ilmu dunia dan juga ilmu akhirat Tapi ternyata aku salah Engkau tak sedikitpun mengajarkanku tentang ilmu akhirat Bahkan engkau tak mencontohkan padaku tentang ilmu akhirat Dulu… Aku pikir engkau akan berjanji selalu mengerti apa arti keluarga Mengerti apa yang harusnya engkau lakukan terhadap keluarga yang engkau bangun Tapi ternyata aku salah Engkau tak sedikitpun mengerti apa itu keluarga Engkaupun tak sedikitpun mengerti apa yang harus engkau lakukan pada keluargamu Keluarga yang engkau bangun bersama istrimu, yaitu ibuku Tuhan, bisakah ayah yang sekarang berubah ayah yang seperti aku pikirkan dulu? Aku tak mengharapkan lebih Hanya mengharapkan pengertiannya Untuk putri kecilnya