🪷 Bijaksana

ADIKU SAYANG

Oleh Pulung Nurdiansyah

Adiku sayang Aku tak sadar betapa dirimu berbeda Yang aku tahu Kau hanua gadis kecil rewel Tukang nangis Merengek meminta digendong Apa yang aku punya Apa yang aku beli Apa yang aku makan Matamu menatap dengan polosnya Aku tak tahu itukah caramu meminta Waktu memang melaju Mengiringi langkah kakimu Memberimu ruang untuk menginjak dunia Tak sempat aku perhatikan Hidug itu yang selalu ingusan Wajah yang selalu belepotan Kini dihiasi penuh kharisma Seperti bunga mawar mekar Mengundang kumbang terbang Seperti purnama Menggoda insan yang memandangnya Sadar atau tidak Waktu telah membawamu jauh Apakah dia mengajaru sebuah rindu Rindu saudaramu misal Taukah Aku hawatir Waktu mengajari gelapnya dunia Menuntunmu dalam persimpangan jalan Jalan tak berlampu Gelap penuh ranjau Sesaat bisa meledak menelanmu Ceritakan padaku Aku siap menjadi cahaya Menjadi tempurung Membelah gelap Aku kadang lupa Sering memaksamu masuk Menjalani hidup caraku Kita berbeda Tapi darah kita sama Sudikah kau memeluku Menceritakan kisah kecil kita

Puisi Lainnya

RINDU AKAN SAHABAT KECIL Oleh Pulung Nurdiansyah UNTUK CALON ISTRIKU Oleh Pulung Nurdiansyah BIAT PUISI Oleh Pulung Nurdiansyah