“
Tidak akan ada rekonsiliasi jika tidak ada perang terbuka. Harus ada pertempuran, pertempuran riuh yang berani, dengan panji-panji melambai dan meriam menderu, sebelum ada perjanjian damai dan jabat tangan yang antusias. Asli: There can be no reconciliation where there is no open warfare. There must be a battle, a brave boisterous battle, with pennants waving and cannon roaring, before there can be peaceful treaties and enthusiastic shaking of hands.