“
Tentu, dia, yang membuat kami dengan wacana besar seperti itu, melihat sebelum dan sesudah, tidak memberi kami kemampuan dan alasan seperti dewa itu, untuk berpuasa dalam diri kami yang tidak terpakai. Asli: Sure, he, that made us with such large discourse, looking before and after, gave us not that capability and god-like reason, to fast in us unused.