“
Sosok pria bersenjata di jendela tidak dapat dipisahkan dari korban dan sejarahnya. Ini menopang Oswald di selnya. Itu memberinya apa yang dia butuhkan untuk hidup. Semakin banyak waktu yang dia habiskan di sel, semakin kuat dia. Semua orang tahu siapa dia sekarang. Asli: The figure of the gunman in the window was inextricable from the victim and his history. This sustained Oswald in his cell. It gave him what he needed to live. The more time he spent in a cell, the stronger he would get. Everybody knew who he was now.