“
Seringkali jiwa menjadi matang menjadi kebaikan yang lebih penuh sementara usia telah menyebarkan film yang jelek, sehingga hanya sekilas tidak akan pernah bisa ilahi betapa berharganya buah. Asli: Often the soul is ripened into fuller goodness while age has spread an ugly film, so that mere glances can never divine the preciousness of the fruit.