“
Semangat untuk kesetaraan sebagian adalah hasrat untuk anonimitas: menjadi salah satu untaian dari banyak yang membentuk tunik; satu utas tidak dapat dibedakan dari yang lain. Tidak ada yang kemudian bisa menunjukkan kita, mengukur kita terhadap orang lain dan mengekspos inferioritas kita. Asli: The passion for equality is partly a passion for anonymity: to be one thread of the many which make up a tunic; one thread not distinguishable from the others. No one can then point us out, measure us against others and expose our inferiority.