“
Sebuah seni yang mediumnya adalah bahasa akan selalu menunjukkan tingkat kreativitas kritis yang tinggi, karena pidato itu sendiri adalah kritik terhadap kehidupan: ia menamai, mencirikan, menilai, dalam menciptakan. Asli: An art whose medium is language will always show a high degree of critical creativeness, for speech is itself a critique of life: it names, it characterizes, it passes judgment, in that it creates.