“
Menghadapi krisis, pria berkarakter jatuh kembali pada dirinya sendiri. Dia memaksakan cap tindakannya sendiri, mengambil tanggung jawab untuk itu, menjadikannya miliknya. Asli: Faced with crisis, the man of character falls back on himself. He imposes his own stamp of action, takes responsibility for it, makes it his own.