🪷 Bijaksana
Mengapa bulan di jendela makin lama makin redup sinarnya? Karena kehabisan minyak dan energi. Mimpi semakin mahal,hari esok semakin tak terbeli. Di bawah jendela bocah itu sedang suntuk belajar matematika. Ia menangis tanpa suara: butiran bensin meleleh dari kelopak matanya. Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah. Ibunya terbaring sakit di rumah. Malu pada guru dan teman-temannya, coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan. Dadah Ayah, dadah Ibu, Ibucinta terlonjak bangkit dari sakitnya. Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami. ― Joko Pinurbo

Joko Pinurbo

🖼 Gambar

👤 Tentang Joko Pinurbo

J
Joko Pinurbo
· 34 kata bijak

🔗 Kata Bijak Terkait

🔍 Jelajahi Lainnya

Suka kata bijak ini?

Dapatkan inspirasi serupa setiap pagi di email Anda.