“
Menganggap imajinasi sebagai metafisika berarti menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan, dan menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan berarti menyadari tingkat kecerdasan. Kami hidup di dalam pikiran. Asli: To regard the imagination as metaphysics is to think of it as part of life, and to think of it as part of life is to realize the extent of artifice. We live in the mind.