“
Lalu, apakah Injil konsistensi yang sejati? Perubahan. Siapakah pria yang benar-benar konsisten? Pria yang berubah. Karena perubahan adalah hukum keberadaannya, dia tidak bisa konsisten jika dia tetap dalam kebiasaan. Asli: What, then, is the true Gospel of consistency? Change. Who is the really consistent man? The man who changes. Since change is the law of his being, he cannot be consistent if he stick in a rut.