“
Kita berada pada batas yang berbahaya ketika kita mulai secara pasif melihat diri kita di masa depan, dan melihat sosok kita sendiri dipimpin dengan persetujuan yang tumpul ke dalam kesalahan yang hambar dan pencapaian yang buruk. Asli: We are on a perilous margin when we begin to look passively at our future selves, and see our own figures led with dull consent into insipid misdoing and shabby achievement.