“
Ketika kita mati: hanya yang hidup yang tidak bisa dimaafkan, yang hidup hanya yang menahan kesenangan dan penghormatan manusia, seperti hujan oleh angin timur yang keras. Asli: When we are dead : it is the living only who cannot be forgiven the living only from whom men's indulgence and reverence are held off, like the rain by the hard east wind.