“
Ketika dunia menjadi gila, seseorang harus menerima kegilaan sebagai kewarasan; karena kewarasan adalah, dalam analisis terakhir, tidak ada apa pun kecuali kegilaan yang disepakati seluruh dunia. Asli: When the world goes mad, one must accept madness as sanity; since sanity is, in the last analysis, nothing but the madness on which the whole world happens to agree.