“
Kalian tidak lagi obyektif memandang pasangan kalian, kalian seperti menjadikan pasangan kaian Tuhan kecil di hati. Dan itu berbahaya. Selain tidak disukai Tuhan, kalian juga akan sulit melangkah lebih maju lagi kalau kalian merasa dibelenggu perasaan kalian yang kuat itu. Pihak yang merasa dominan selalu ingin menguasai, sementara tertutup oleh rasa cinta pihak yang satunya akan cenderung menekan dirinya hanya agar tetap mendapat cinta pasangannya, atau malah untuk sekadar tetap bisa mencintainya sebesar dia mau. Cinta yang obsesif. Simply Love