“
Imajinasi selalu menjadi jalinan kehidupan sosial dan dinamika sejarah. Pengaruh kebutuhan dan dorongan nyata, kepentingan dan materi nyata, tidak langsung karena orang banyak tidak pernah menyadarinya. Asli: Imagination is always the fabric of social life and the dynamic of history. The influence of real needs and compulsions, of real interests and materials, is indirect because the crowd is never conscious of it.