“
Ibu bapak tani -- ibu bapak tanah air -- akan meratapi putera-puterinya yang terkubur dalam udara terbuka di atas rumput hijau, di bawah naungan langit biru di mana awan putih berarak dan angin bersuling di rumpun bambu. Kemudian tinggallah tulang belulang putih yang bercerita pada musafir lalu, " Di sini pernah terjadi pertempuran. Dan aku mati di sini.
— Pramoedya Ananta Toer
👤 Tentang Pramoedya Ananta Toer
Pramoedya Ananta Toer
essayist · 1925-2006 · 167 kata bijak
Pramoedya Ananta Toer, also nicknamed Pram, was an Indonesian novelist and writer. His works span the colonial period under Dutch rule, Indonesia's struggle for independence, its occupation by Japan d...
Suka kata bijak ini?
Dapatkan inspirasi serupa setiap pagi di email Anda.