“
Di tempat tidur, hari-hari kemarin kita terlalu menindas: jika seseorang hanya bisa bangun, meskipun hanya bersiul atau merokok, dia memiliki masa kini yang menawarkan perlawanan terhadap masa lalu — sensasi yang menegaskan diri mereka sendiri terhadap kenangan yang kejam. Asli: In bed our yesterdays are too oppressive: if a man can only get up, though it be but to whistle or to smoke, he has a present which offers some resistance to the past—sensations which assert themselves against tyrannous memories.