“
Di masa sebelum film, bisnis menjajakan kebohongan tentang kehidupan tidak teratur dan tidak teratur. Itu dilakukan oleh majalah yang lebih murah, novel sepeser pun, pengkhotbah pedalaman dan politisi rejan. Asli: In pre-movie days, the business of peddling lies about life was spotty and unorganized. It was carried on by the cheaper magazines, dime novels, the hinterland preachers and whooping politicians.