“
Dengan cinta, laksana butir-butir gandum engkau diraihnya, ditumbuknya engkau sampai polos telanjang, diketamnya engkau, agar bebas dari kulitmu, digosoknya hingga menjadi putih bersih, diremas-remasnya hingga menjadi bahan yang lemas dibentuk. Akhirnya diantarkan kepada api suci, laksana roti suci yang dipersembahkan pada pesta kudus Tuhan. Demikianlah pekerti Cinta atas diri manusia, agar engkau pahami rahasia hati dan kesadaran itu menjadikanmu segumpal hati Kehidupan.
— Khalil Gibran
🔗 Kata Bijak Terkait
Kehidupan manusia, menurut saya, harus berakar dengan baik di beberapa tempat di tanah air, di mana ia bisa mendapatkan cinta kekeluargaan yang lembut untuk muka bumi, untuk pekerja yang pergi ke luar, untuk suara dan aksen yang menghantui itu. , karena apa pun yang akan memberi rumah awal itu perbedaan yang akrab dan tidak salah lagi di tengah perluasan pengetahuan di masa depan. Asli: A human life, I think, should be well rooted in some spot of a native land, where it may get the love of tender kinship for the face of earth, for the labors men go forth to, for the sounds and accents that haunt it, for whatever will give that early home a familiar, unmistakable difference amidst the future widening of knowledge.
Suka kata bijak ini?
Dapatkan inspirasi serupa setiap pagi di email Anda.