“
Biarkan aku padamkan sejenak, lentera yang menyinari kita berdua. Biar saja kita dalam kegelapan. Biar saja kisah kita sedikit saja melenyap. Biar saja kita menemukan momentum dimana vektor kita berada. Biar saja kebahagiaan merangkak dan menyapa. Biar saja aku memilikimu… sedikit saja. Pena dan Daun Senja