“
Ayah saya menawarkan hidupnya agar demokrasi kita bisa hidup. Ibuku mengabdikan hidupnya untuk memelihara demokrasi itu. Saya akan mendedikasikan hidup saya untuk membuat demokrasi kita mencapai potensi maksimalnya: memastikan kesetaraan bagi semua. Keluarga saya telah banyak berkorban, dan saya bersedia melakukannya lagi jika perlu. Asli: My father offered his life so our democracy could live. My mother devoted her life to nurturing that democracy. I will dedicate my life to making our democracy reach its fullest potential: that of ensuring equality for all. My family has sacrificed much, and I am willing to do this again if necessary.