“
Aku mengenali teror sebagai emosi paling baik dan begitupun aku akan mencoba untuk menteror pembaca. Tapi jika aku menemukan sesuatu yang aku tidak bisa takutkan, aku akan mencoba untuk menakuti, dan jika aku tidak bisa menaku-nakuti, aku akan membuat sesuatu yang jelek. Aku tidak bangga. Asli: I recognize terror as the finest emotion and so I will try to terrorize the reader. But if I find that I cannot terrify, I will try to horrify, and if I find that I cannot horrify, I’ll go for the gross-out. I’m not proud.