🪷 Bijaksana

Kamus — Arti Kata (KBBI)

Daftar kata berawalan "D".

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
diatesis reflektif
Linguistik | diatesis yang menunjukkan subjek sebagai pelaku tindakan atas dirinya sendiri | Contoh: ia bercukur
diatesis resiprokal
Linguistik | diatesis yang menunjukkan subjek pluralis bertindak berbalasan atau subjek singularis bertindak berbalasan dengan komplemen, misalnya mer
diatipe
di·a·ti·pe n Ling ragam bahasa
diatom
di·a·tom n Zool ganggang yg selnya dikelilingi oleh suatu cangkang yg menyerupai kotak yg mengandung silika
diatomit
di·a·to·mit n Geo deposit kersik, terdiri atas sisa mikroorganisme tumbuhan diatom
diatonik
di·a·to·nik a bertalian dng tangga (skala) nada musik yg tiap oktafnya bernada delapan
diatonis
di·a·to·nis ? diatonik
diatopik
di·a·to·pik n Ling penyelidikan mengenai variasi bahasa dl dimensi ruang dan dimensi sosial
diayah
di·a·yah kl n pengumuman; penyebarluasan
dibakar
di.ba.kar Verba (kata kerja) dipanaskan (dipanggang) di atas api
dibakar tak hangus, direndam tak basah
sangat kikir
dibasa
di·ba·sa a Kim asam yg sanggup melepas dua proton per molekul
dibawa (terbawa) arus
Kiasan terikat (terlibat) dalam suatu paham (aliran, kebiasaan) secara tidak sadar atau karena tidak kuasa melawannya
diberi berkuku hendak mencekam
diberi berkuku hendak men.ce.kam Peribahasa diberi kekuasaan, lalu hendak berbuat sewenang-wenang
diberi berkuku hendak mencengkam
diberi berkuku hendak men.ceng.kam Peribahasa diberi kuasa sedikit, lalu hendak berbuat sewenang-wenang
diberi bertali panjang
diberi ber.ta.li panjang Peribahasa diberi kebebasan yang seluas-luasnya; dibiarkan berbuat sesuka hatinya: diberi bertali panjang boleh dieret, berta
diberi betis hendak paha
Peribahasa diberi sedikit minta banyak lagi atau semuanya Peribahasa diberi sedikit lalu menginginkan yang banyak (semuanya)
diberi kepala hendak bahu
Peribahasa diberi sedikit lalu minta banyak
diberi kuku hendak mencengkam
Peribahasa baru diberi kekuasaan sedikit sudah hendak menindas orang lain
diberi kuku, hendak mencekam
diberi kekuasaan, lalu hendak berbuat sewenang-wenang
diberi sejari hendak setelempap
diberi sejari hendak se.te.lem.pap Peribahasa orang yang diberi sedikit ingin lebih banyak lagi
diberi sejengkal hendak sehasta diberi sehasta hendak sedepa
diberi sejengkal hendak se.has.ta diberi se.has.ta hendak sedepa Peribahasa diberi sedikit lalu hendak minta lebih banyak lagi
dibilang genap
Peribahasa kelihatannya beruntung, tetapi sebenarnya merugi
dibilang genap, dipagar ganjil
kelihatannya beruntung, tetapi sebenarnya merugi
dibuat karena Allah, menjadi murka Allah
dilakukan dengan maksud baik, tetapi disangka orang kurang atau tidak baik
dibuat karena allah
Peribahasa dilakukan dengan maksud baik, tetapi disangka orang kurang atau tidak baik
dibujuk ia menangis
dibujuk ia me.na.ngis , ditendang ia tertawa Peribahasa orang baru bekerja dengan baik dan sempurna sesudah ia dimarahi
dibujuk ia menangis, ditendang ia tertawa
orang baru bekerja dengan baik dan sempurna sesudah ia dimarahi
dibujurkan
di.bu.jur.kan Verba (kata kerja) , dibujurkan penyakit meninggal karena penyakit
dibujurkan penyakit
kiasan | meninggal karena penyakit
dibusur
di.bu.sur Verba (kata kerja) dibersihkan dengan busur (tentang kapas); bagai kapas -, Peribahasa putih bersih
dicoba-coba bertanam mumbang
Peribahasa dicoba-coba mengusahakan sesuatu yang hasil, moga-moga menjadi besar dan mendatangkan hasil
dicoba-coba bertanam mumbang, moga-moga tumbuh kelapa
dicoba-coba mengusahakan sesuatu yang moga-moga menjadi besar dan mendatangkan hasil
didaktik
di·dak·tik n ilmu tt masalah mengajar dan belajar secara efektif; ilmu mendidik
didaktikus
di·dak·ti·kus n ahli mendidik
didaktis
di·dak·tis a bersifat mendidik: cerita-cerita fabel itu bersifat --
didiang
di.di.ang dipanaskan di atas api; dipanggang
didih
di·dih n, men·di·dih v menggelembung-gelembung atau meluap-luap krn dipanaskan; menggelegak;
darahnya -- , ki ma
didik
di·dik v, men·di·dik v memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran:
didikan
di.dik.an Nomina (kata benda) (1) hasil mendidik: pada umumnya anak-anak didikan Taman Siswa pada zaman Belanda tebal rasa kebangsaannya; (2) anak ata
didis
1di·dis v, men·di·dis v mengiris tipis-tipis; menyayat: ia sedang ~ daging untuk dendang
didong
1di·dong n cak 1 orang Prancis; 2 orang asing berkulit putih (orang Eropa)
didong Blang
didong yang terdapat di Gayo Lues, Lukup Aceh Timur, dan Aceh Tamiang
didong Laut
didong yang terdapat di Aceh Tengah dan Bener Meriah
didong alo
didong yang dimainkan untuk menyambut tamu, dilakukan di tanah lapang
didong jalu
didong yang dimainkan pada upacara perkawinan oleh dua orang dari kampung yang berbeda, diakhiri dengan tanya jawab tentang hukum dan adat
didong niet
didong yang dimainkan pada acara turun mandi, mengisahkan tentang kejadian si anak, mulai dari perkenalan orang tuanya sampai ke saat anak turun mandi
didong tepok
didong yang dimainkan dengan cara mendendangkan syair diiringi tepuk tangan sebagai musiknya
dieban
di.e.ban Verba (kata kerja) diempaskan (dibanting) ke sisi
dielektrik
di·e·lek·trik /diéléktrik/ n Fis bahan yg tidak dapat menghantar muatan listrik dng baik; isolator elektrik