🪷 Bijaksana

Kamus — Arti Kata (KBBI)

Daftar kata berawalan "D".

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
daging beku
daging yang diawetkan dengan cara menyimpannya dalam lemari (kamar) pendingin
daging berteduh
daging yang tebal di kaki depan kerbau (lembu)
daging cincang
daging yang dipotong-potong sangat kecil dan halus
daging darah
Kiasan anak kandung; kaum kerabat (keluarga)
daging eceran
daging potongan kecil untuk dijual eceran
daging gajah sama dilapah
Peribahasa banyak sama banyak, sedikit sama sedikit; adil
daging gajah sama dilapah, daging tuma sama dicecah
banyak sama banyak, sedikit sama sedikit; adil
daging gelonggongan
daging (biasanya sapi) dengan kadar air yang tinggi karena pemberian air yang berlebihan pada hewan sebelum disembelih dengan tujuan agar beratnya ber
daging giling
daging yang dihaluskan untuk bahan sosis atau untuk bahan makanan yang lain
daging gulung
makanan (lauk) berbentuk gulungan, terbuat dari daging sebagai lapis luar dan bahan lain (wortel, acar, dan sebagainya) sebagai isi
daging kain
bahan yang akan ditenun
daging kaleng
daging yang telah diolah dan dimasukkan ke dalam kaleng tertutup dengan tujuan mengawetkan
daging kancing
ujung daging yang keras dan liat
daging kering
daging yang diawetkan dengan cara diasap, dijemur, atau dianginkan; dendeng
daging kurban
Agama Islam | daging yang berasal dari hewan kurban (sapi, kambing, domba dan sebagainya) yang disembelih pada saat hari Iduladha, dibagikan kepada or
daging menempel
kutil; ketuat
daging merah
daging berwarna merah karena pigmen merah
daging pelana
Tata Boga | potongan daging mulai dari bagian punggung hingga bagian panggul, bentuknya menyerupai pelana
daging putih
daging yang mengandung sedikit mioglobin, biasanya terdapat pada ayam, bebek, dan ikan
daging rusuk
daging ternak pada bagian dada yang dipotong bersama tulang rusuk
daging segar
daging yang baru dihasilkan dari pemotongan ternak (belum diawetkan dan belum disimpan lama)
daging tiris
daging yang telah ditiriskan, bukan daging segar (baru)
daging tumbuh
benjolan pada tubuh yang dapat membesar; tumor
daging-dagingan
da.ging-da.ging.an Nomina (kata benda) segala macam daging: kualitas protein tiram sama seperti daging-dagingan
dagu
da·gu n 1 bagian muka di bawah mulut; 2 bagian suatu benda yg menyerupai dagu;
-- nya lebah bergantung, pb dagu
dagu keris
ujung gagang keris
dagu lebah bergantung
kiasan | dagu yang bagus
dagu lentik
dagu yang melengkung ke luar
dagu nya lebah bergantung
Peribahasa dagu yang bagus
dah
1dah ark n dinas, jasa, kemanfaatan
dahaga
1da·ha·ga a 1 haus (berasa kering pd kerongkongan dan ingin minum): ia minum air kelapa muda untuk melepaskan rasa
dahaga dahagi
berbagai perlawanan atau tentangan terhadap pemerintah
dahagi
da·ha·gi n perlawanan
dahak
da·hak n lendir yg keluar dr kerongkongan atau dr jalan pernapasan;
ber·da·hak v 1 mengandung dahak; ada dahakny
daham
da·ham n deham
dahan
1da·han n cabang batang pohon; bagian batang pohon yg tumbuh mencuat ke samping (beranting dan berdaun);
-- pembaji bat
dahan pembaji batang
Peribahasa (orang kepercayaan yang) menyalahgunakan harta benda tuannya
dahanam
da·ha·nam n bunyi yg kuat; gelegar;
ber·da·ha·nam v berbunyi kuat; bergelegar
dahar
da·har v cak makan; santap
dahi
da·hi n 1 bagian wajah di atas mata; bagian kepala sebelah depan atas antara rambut dan alis; kening; 2 ki bagian b
dahi kiliran taji
Peribahasa dahi yang licin
dahi layar
istilah pelayaran kayu yang dipasang pada tiang di perahu untuk penguat
dahi sehari bulan
Peribahasa dahi yang elok bentuknya
dahiat
da·hi·at Ar a sial
dahina
da·hi·na kl n (siang) hari
dahlia
dah·lia n 1 tumbuhan yg akarnya berbonggol (berumbi), warna bunganya bermacam-macam; Dahlia pinnata; 2 bunga dahlia
dahriah
dah·ri·ah Ar n orang-orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan: kaum --
dahsyat
dah·syat a 1 mengerikan; menakutkan: tabrakan kereta api yg terjadi di daerah itu sangat --; 2 hebat; amat sangat:
dahulu
da·hu·lu n 1 (waktu) yg telah lalu; (masa) lampau: lain -- lain sekarang; 2 lebih awal; paling depan: -- bajak d
dahulu bajak daripada jawi
Peribahasa sesuatu yang patut didahulukan dikemudiankan dan sebaliknya; tidak menurut aturan yang biasa